Tips Fotografi Pernikahan Untuk Fotografer Pemula

Tips Fotografi Pernikahan Untuk Fotografer Pemula Oleh Lensa Kita on . Tentang Tips Fotografi Pernikahan Untuk Fotografer Pemula

Tips fotografi kali ini tentang Tips Wedding Photography Untuk Pemula. Sebuah pernikahan adalah hari terindah dalam hidup kita. Untuk itu cari tahu bagaimana untuk memotret acara pernikahan bagi fotografer pemula agar hari terindah tersebut bisa dikemas dengan indah juga. Pernikahan adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup (mudah-mudahan!), dan hari itu … Continue reading

Rating: 5

Tips fotografi kali ini tentang Tips Wedding Photography Untuk Pemula. Sebuah pernikahan adalah hari terindah dalam hidup kita. Untuk itu cari tahu bagaimana untuk memotret acara pernikahan bagi fotografer pemula agar hari terindah tersebut bisa dikemas dengan indah juga.

Tips Wedding Photography Untuk Pemula

Pernikahan adalah kesempatan sekali dalam seumur hidup (mudah-mudahan!), dan hari itu pengantin akan menghargai waktunya untuk selamanya. Foto Pernikahan akan mengabadikan sebagian besar dari peran pengantin.

Sementara fotografi pernikahan mungkin merupakan tantangan paling stres yang dihadapi fotografer. Akan tetapi jika kita beruntung, karir seorang fotografer pernikahan akan menyenangkan dan juga menguntungkan. Ikuti tips fotografi pernikahan bagi pemula untuk memastikan semuanya berjalan lancar dan bebas stres.

Tips Fotografi Pernikahan

Apakah Anda Yakin ?

Fotografi pernikahan bisa sangat menegangkan dan kerja keras. Hal pertama yang harus diputuskan adalah apakah Anda sudah berani bertanggung jawab dengan hasil foto pernikahan Anda. Ingat pernikahan adalah hari bersejarah bagi pengatin, tentu saja mereka ingin mendapatkan hasil yang maksimal.

Ide menarik untuk belajar fotografi pernikahan adalah memperhatikan seorang fotografer pernikahan ketika Anda menghadiri pernikahan tersebut. Perhatikan gaya mereka, dan juga sering melihat referensi foto-foto pernikahan di banyak media untuk menambah ide nantinya. Dengan hal tersebut Anda akan jauh lebih siap ketika mendapatkan tawaran untuk memotret acara pernikahan.

Persiapan adalah kunci dari Wedding Photography

Acara pernikahan sudah tentu sangat sibuk, sehingga mempersiapkan segala sesuatu lebih awal akan lebih baik. Mulailah dengan mendapatkan jadwal hari pernikahannya, sehingga Anda tahu persis dimana dan kapan. Kunjungi tempat resepsi sebelum acara berlangsung sehingga Anda tahu bagaimana menuju kesana dan bagaimana keadaan lokasi.

Membuat Daftar Foto yang akan Diambil

Duduklah dengan pasangan pengantin dan membuat daftar semua contoh foto-foto pernikahan seperti apa yang mereka harapkan di album pernikahannya nanti. Cara ini sangat penting dalam hal Wedding Photography. Meskipun bisa menjadi hal yang membosankan, namun daftar ini akan menjadi penyelamat Anda, membantu Anda untuk tetap fokus di antara tamu dan keramaian di pesta perkawinan. Tunjukan pada mereka style anda bekerja. Cari tahu apa yang mereka inginkan tentang foto, seperti hal-hal penting apa yang harus dicatat, hasil cetakan, komposisi foto, dll. Jika mereka tertarik dengan anda, pastikan anda memiliki kesepakatan harga didepan.

Gunakan Dua Lensa/Kamera

Persiapkan dua lensa dengan sudut lebar untuk memotret interior dan foto grup, dan lensa panjang untuk foto candid dan portrait. Jika Anda memiliki dua kamera akan lebih baik lagi karena tanpa harus mengganti lensa saat melakukan pemotretan acara pernikahan.

Baterai dan Kartu Memori

Hal paling terburuk adalah ketika memotret acara pernikahan kehabisan baterai atau kartu memori penuh. Sudah tentu acara pernikahan tidak bisa ditunda menunggu Anda untuk memindahkan isi memory card ataupun nungguin Anda charge baterai kamera Anda.

Bawalah setidaknya dua baterai yang sudah terisi penuh, juga bawalah kartu memori yang kosong yang siap menampung banyak foto pernikahan nantinya. Satu kartu memori 16giga akan lebih baik jika Anda mengganti dua kartu memori dengan kapasitas 8giga.

Gunakan format RAW

Kebanyakan fotografer tentu merasa tidak memiliki cukup waktu untuk menggunakan format RAW, mengingat butuh proses lebih panjang dalam paska pemotretan, tetapi acara pernikahan terjadi sekali seumur hidup dan RAW akan sangat berguna karena memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam memanipulasi foto setelah pemotretan. Acara pernikahan terkadang memiliki nuansa pencahayaan yang ‘tricky’, maka dari itu RAW merupakan pilihan bagus guna memanipulasi exposure serta white balance menggunakan perangkat lunak.

Protetlah Detail-detail kecil di sekitar Acara Pernikahan

Selain memotret pengantin ciuman, foto keluarga dan foto lainnya, protretlah detail kecil seperti cincin, pernak-pernik kebaya atau gaun pengantin sebelum digunakan, karangan bunga, penataan meja dan lain-lain. Hal-hal kecil tersebut dapat menambahkan warna karakter dan kedalaman cerita di album foto pernikahan.

Tips Fotografi Pernikahan

Cobalah membuat sebuah album dengan format Wedding Magazine agar lebih memiliki mood ketika pasangan tersebut melihat album tersebut.

Memasukkan Kesan Humor

Pada acara pernikahan, orang sering terjebak di sisi formal. Perhatikan saat-saat pengantin dimana mereka sedang melakukan hal-hal yang lucu. Misalkan ketika pengantin mebetulkan posisi rambutnya, atau sedang melepas sepatu karena kakinya kelelahan. Selain adegan lucu pengantin, Anda juga bisa memotret di momen lucu di sekitar, misalkan saja ada bayi yang sedang digedong tamu sedang mengunyang bunga. Cobalah mengabadikan momen tersebut, dan kalian akan mendapatkan foto-foto lucu yang membuat mereka tertawa.

Matikan Suara Deteksi Auto Fokus Kamera

Suara dari kamera digital tersebut bisa membuyarkan ekspresi natural target anda, sehingga target anda akan canggung dan tidak natural lagi. Suara ini juga bisa mengganggu hikmadnya acara (misal ketika pembacaan Do’a).

Merubah prespektif

Berusahalah untuk sedikit kreatif dengan jepretan-jepretan kalian. Memang pada nantinya foto-foto dalam album akan berupa foto-foto formal atau pose formal, tetapi pastikan kalian untuk menyisipkan foto-foto dengan angle pemotretan dari bawah, atas, dengan wide angle dan lain-lain.

Fill Flash

Ketika memotret di luar ruangan pada saat setelah acara pernikahan atau saat sesi pemotretan, Anda mungkin sebaiknya tetap membawa flash kalian turut serta, dan gunakan teknik fill flash. Atur kekuatan atau power flash sebanyak satu atau dua stop agar foto tidak terlalu blow-out, tetapi fill flash adalah suatu keharusan ketika pada kondisi subyek yang backlit (terkena cahaya matahari dari belakang) atau pada saat siang hari yang akan mengakibatkan banyak bayangan kuat.

Mode Continuous Shooting

Kamera dengan fitur memotret dalam jumlah banyak pada satu waktu akan sangat bermanfaat pada acara pernikahan, jika kamera kalian mendukung fitur tersebut, maka gunakanlah. Terkadang foto kedua dari sequence foto adalah foto yang terbaik, karena mereka tampak santai dan telah beradaptasi pada momen tersebut.

Have Fun

Akhirnya, ingatlah bahwa pernikahan adalah waktu untuk perayaan yang menyenangkan. Meskipun Wedding Photography dapat menimbulkan stres bagi fotografer, pastikan bahwa Anda meluangkan waktu untuk mengobrol dengan tamu dan lainnya. Semakin Anda merasa senang sebagai seorang fotografer, maka percayalah kalian akan semakin santai ketika memotret.

Semoga Tips fotografi pernikahan Untuk Pemula ini bisa berguna bagi Anda yang ingin belajar fotografi pernikahan dan siap untuk menerima job nantinya. Anda juga bisa membaca tips fotografi memotret di keramaian agar saat memotret pernikahan tidak bingung lagi. Salam fotografi.