Pengaturan Kamera untuk Memotret Olahraga dan Gerakan Cepat

Friday, January 25th, 2013 - Olahraga
Advertisement

Memotret olahraga dan aksi gerakan cepat menjadi tantangan tersendiri bagi fotografer. Temukan tips fotografi untuk pengaturan kamera untuk memotret olahraga dan gerakan cepat agar bisa menghasilkan foto yang tajam, detail dan penuh cerita di tipsfotografi.net kali ini.

Tips Memotret Olahraga Foto oleh johnthescone.

ADVERTISERS

Olahraga dan aksi gerakan memang sangat menarik untuk diabadikan. Kunci untuk mendapatkan foto yang bagus adalah setting kamera yang benar sebelum memotret. Sehingga ketika memotret kita tinggal fokus mengabadikan momen dan tidak memikirkan lagi mengatur setingan kamera.

Berikut ini adalah contoh seting kamera untuk memotret gerakan cepat dan olahraga yang bisa kita gunakan jika ingin mengabadikan momen dengan gerakan cepat.

Setting Kamera untuk Memotret Olahraga dan Gerakan Cepat

Gunakan Shutter Speed Cepat

Kecepatan rana adalah hal yang paling penting untuk mendapatkan foto yang tajam saat memotret gerakan cepat seperti olahraga. Jika kita mengatur kamera dengan shutter speed lambat maka kita akan ketinggalan momen yang telah terjadi.

Mulailah dengan mengatur kamera digital kita ke mode Shutter Priority dan memilih kecepatan rana 1/500 atau lebih. Ini adalah titik awal yang baik dan memang harus menggunakan shutter speed paling cepat untuk memotret olahraga dan gerakan cepat.

Jika memungkinkan, ambil foto beberapa jepretan untuk mencoba setingan kamera sebelum acara utama dimulai untuk memeriksa seperti apa hasilnya. Jika itu tidak memungkinkan, kita bisa melakukan pemeriksaan beberapa jepretan untuk melihat hasilnya. Jika masih ditemukan foto yang kabur, ubahlah shutter speed yang lebih cepat misalkan 1/1000

Gunakan Aperture Besar (angka kecil)

Untuk membantu mendapatkan kecepatan rana yang tinggi, kita perlu mengatur setingan aperture selebar mungkin. Jika kita memiliki lensa dengan diafragma f/2.8 atau f/4, maka kita bisa mengatur shutter speed dengan kecepatan tinggi dengan mudah.

Akan tetapi jika kita hanya memiliki lensa dengan bukaan terlebar f/5.6 atau lebih kecil dari itu, kita bisa mengakalinya dengan menambahkan flash atau mencari lokasi yang banyak cahaya.

Maksimalkan ISO

Karena kita membutuhkan kecepatan rana cepat, kamera Anda mungkin susah berjuang untuk merekam adegan bahkan dengan bukaan terlebar. Jika hal ini terjadi maka satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan setingan ISO.

Memang ISO bisa menimbulkan noise pada hasil gambar yang didapatkan. Namun situasi seperti ini mendorong kita untuk memilih foto yang noise atau mendapatkan foto yang kabur/blur.

Gunakan Mode Burst

Seperti kita ketahui, olahraga penuh dengan gerakan cepat dan cukup sulit untuk mengikuti pergerakannya. Untuk itu gunakan continues shoot agar kamera bisa mengambil gambar secara terus menerus atau biasa disebut mode burst. Dengan mode burst kita bisa mendapatkan 4-6 foto setiap satu jepretan, sehingga dengan cara ini kita bisa menangkap gerakan yang lebih variasi.

Ingatlah bahwa memotret dalam modus burst ini akan mengisi kartu memori kita jauh lebih cepat daripada mengambil gambar dengan single shoot, jadi pastikan Anda memiliki memory dengan banyak kapasitas, atau menyiapkan memory cadangan saat memotret. Jika Anda kehabisan space, gunakan waktu saat time-out untuk menghapus beberapa foto yang kita anggap jelek.

Setting Dalam Format JPEG

Anda mungkin akan terkejut membaca nasihat ini, karena pada artikel sebelumnya tipsfotografi.net telah menyarankan untuk menggunakan setingan RAW saat memotret untuk mendapatkan kualitas foto yang lebih baik pada artikel manfaat menggunakan file raw. Selain itu menggunakan setingan file RAW juga memungkinkan kita untuk melakukan tweaking lebih dalam menggunakan perangkat lunak editing foto.

Namun, ketika memotret olahraga dan momen gerakan cepat, kecepatan lebih penting daripada apa pun. Menggunakan mode JPEG memungkinkan Anda untuk menangkap gambar lebih pada suatu waktu dalam modus burst, dan menyesuaikan gambar lebih ke kartu memori kita.

Diakui kualitas gambar tidak akan sebagus jika kita akan memotret menggunakan RAW, tapi ini lebih baik dari pada kita kehilangan momen karena menggunakan RAW butuh waktu sedikit lebih lama saat proses menyimpan foto.

Perhatikan White Balance

Saat memotret di luar ruangan, white balance otomatis kamera kita biasanya akan melakukan pekerjaan yang cukup baik menyesuaikan diri dengan temperatur cahaya di lokasi. Akan tetapi olahraga yang biasanya dilakukan di dalam ruangan dengan pencahayaan buatan akan membbingunkan kamera. Biasanya jika kita mengatur WB auto kita akan mendapatkan warna yang terlihat kehijau-hijauan.

Memilih pengaturan white balance Fluorescent atau Tungsten kemudian melakukan beberapa tes memotret sebelum acara dimulai. Jika kita punya waktu, kita bahkan bisa mengatur custom white balance atau kelvin untuk memastikan warna foto yang tepat. Baca juga artikel tentang cara settig custom white balance dan kelvin.

Matikan flash

Bagi kebanyakan olahraga, kita tidak bisa mendapatkan posisi yang dekat objek. Oleh sebab itu fotografer olahraga membutuhkan lensa tele agar mendapatkan gambar detail yang lebih dekat dengan objek. Menjadi begitu jauh dari subjek, berarti berarti flash kita akan praktis tidak berguna, dan akan lebih baik untuk dimatikan.

Ada beberapa kondisi yang jarang terjadi di mana kita bisa mendapatkan subjek cukup dekat dan flash bisa kita gunakan. Namun, kilatan cahaya flash dapat mengganggu pemain, jadi lebih baik untuk meninggalkan dan mematikan flash.

Tweak Fokus Anda

Berfokus pada subjek yang bergerak cepat bisa sangat rumit, jadi penting untuk mengatur kamera Anda untuk menjadi responsif dan seakurat mungkin. Mulailah dengan beralih dari multi-point untuk fokus single, dan menggunakan titik fokus di tengah frame. Gunakan mode auto focus continuous AF-C atau AI Servo pada kamera Canon untuk mendapatkan kemudahan fokus pada gerakan olahraga yang cepat.

Memotret olahraga atau momen dengan gerakan cepat menjadi cukup sulit jika kita tidak tahu pengaturan yang tepat. Namun jika kita tahu setingan pengaturan kamera untuk memotret olahraga dan gerakan cepat secara benar akan dapat meningkatkan kesempatan kita untuk menangkap gerakan-gerakan subjek yang cepat. Selamat hari senin kawan.

Advertisement
Pengaturan Kamera untuk Memotret Olahraga dan Gerakan Cepat | Lensa Kita | 4.5

Klik LIKE bergabung bersama mereka di facebook tipsfotografi.net