Memanfaatkan Garis Dalam Komposisi Fotografi

Friday, November 2nd, 2012 - Artikel
Advertisement

Manfaat garis dalam fotografi adalah penting karena bisa menjadi elemen yang kuat jika kita bisa menempatkan di posisi yang benar. Dalam fotografi ada 3 tipe garis yang bisa menjadi unsur komposisi foto, garis Horisontal, Vertikal, dan garis Diagonal.

Memanfaatkan Garis Dalam Komposisi Fotografi

ADVERTISERS

Dengan belajar tips fotografi dan rutin latihan, maka garis bisa menghadirkan dampak dinamis terhadap foto-foto yang kita hasilkan. Mempelajari bagaimana menggunakan garis dalam fotografi tidak semudah membalikkan telapak tangan, akan membutuhkan waktu serta latihan agar bisa menempatkan garis-garis tersebut dengan benar.

Ketika memotret dan mempertimbangkan tentang komposisi dari sebuah gambar yang akan kita ambil, alangkah baiknya jika kita juga memperhatikan atau mencari keberadaan garis. Karena keberadaan garis dalam fotografi bisa membangkitkan mood dan menuntun serta memandu mata para penikmat foto yang kita hasilkan. Baca artikel fotografi tentang Memahami Komposisi dan Elemen Penting Dalam Fotografi.

Dari tiga jenis/tipe garis dalam fotografi tersebut mempunyai efek berbeda terhadap sebuah foto. Dalam artikel Memanfaatkan Garis Dalam Komposisi Fotografi kali ini akan mengulas tentang bagaimana memanfaatkan elemen-elemen garis dalam fotografi menjadi sebuah foto yang lebih bagus.

Memanfaatkan Garis Diagonal Dalam Fotografi

Garis diagonal pada umumnya bisa berperan baik dalam memandu mata para penikmat foto dalam sebuah gambar. Garis-garis diagonal dalam fotografi bisa menciptakan Point of Interest karena mereka bersinggungan dengan garis lain dan memberikan kedalaman gambar melalui sebuah prespektif. Garis-garis tersebut juga bisa menambahkan sense of action pada sebuah gambar dan juga tampilan yang dinamis. Kita layak untuk mempertimbangkan bagaimana ketika akan menggunakan garis diagonal guna menuntun mata penikmat foto ke sebuah subyek atau Point of Interest.

Memanfaatkan Garis Diagonal Dalam Fotografi

Buatlah garis diagonal tersebut ‘off center’ atau tidak terpusat di tengah dan menuju ke sisi sudut yang lain daripada menggunakan garis diagonal yang berawal dari sudut kiri menuju ke sudut kanan atas saat memanfaatkan garis diagonal dalam fotografi.

Patut diingat bahwa sekelompok garis diagonal yang menuntun ke arah berbeda dan bersebrangan satu dengan yang lain bisa menambah ‘sense of action’ pada foto kita, tetapi jika kita menempatkan garis diagonal terlalu banyak bisa membuat kekacauan serta kebingungan para penikmat foto kita.

Memanfaatkan Garis Vertikal Dalam Fotografi

Garis vertikal dalam fotografi bisa memiliki pesan tersendiri jika digunakan dengan benar. Garis vertikal bisa dikatakan memiliki kemampuan untuk bercerita perihal sense atau suasana hati yang berbeda dalam sebuah frame foto, mulai dari kekuatan serta kekuasaan sampai ke pertumbuhan. Coba lihat pada gedung pencakar langit yang kokoh membelah langit biru, atau sebuah pohon yang tumbuh dari tahun ke tahun.

Memanfaatkan Garis Vertikal Dalam Fotografi

Seperti pada garis horisontal pada sebuah foto yang ditekankan dengan pemotretan dengan posisi kamera yang horisontal pula, garis vertikal pun berlaku ‘aturan’ yang sama. Cobalah sobat untuk memotret sebuah garis vertikal dengan format vertikal pula (cara memegang kamera portrait atau framing vertikal), dengan cara ini, maka secara tidak sadar kalian bisa memperpanjang subyek vertikal dengan penekanan pada tinggi garis tersebut.

Kita sesekali bisa mencoba untuk melanggar ‘aturan’ tersebut dengan melakukan framing horisontal pada garis-garis vertikal, dengan demikian akan memberikan arti bahwa foto kita terkesan tidak dapat menampungnya. Hal tersebut cukup efektif pada garis vertikal yang tebal dan kuat.

Satu hal yang penting untuk diingat adalah selalu mencoba agar garis vertikal tetap sejajar seiringan dengan sisi gambar, tetapi hal ini tidak akan selalu memungkinkan jika kalian memotret pada obyek yang meruncing di bagian atas. Rule of Thirds bisa diberlakukan ketika memotret garis vertikal, terutama ketika kalian memotret garis vertikal yang memiliki karakter yang sangat kuat. Penempatan garis tepat ditengah-tengah foto tentu secara otomatis akan membagi foto kalian menjadi separuh dan terkesan akan terpotong. Garis vertikal bisa memberikan dampak yang dramatis atau malah membuat foto kalian tampak terbagi.

Perhatikan pola pengulangan garis vertikal dalam foto kalian, karena mereka bisa menghasilkan dampak yang luar biasa, terutama jika mereka memiliki kontras dengan bentuk subyek yang lain atau garis dengan arah yang berbeda.

Memanfaatkan Garis Horisontal Dalam Fotografi

Garis horisontal memiliki peran tersendiri dalam dunia fotografi. Kita pasti sering mendengar ketika berbagi foto pada orang lain, dan mendapat satu masukan: “Wah horison-nya agak sedikit miring nih..”, jadi mengapa kalian harus memperhatikan horison pada saat memotret? Apakah itu sudah menjadi sebuah aturan dalam melakukan komposisi?

Memanfaatkan Garis Horisontal Dalam Fotografi

Kita semua sepertinya sering melihat atau bahkan memotret dengan komposisi horison yang miring. Kesalahan jelas terlihat, dan tentu kita tahu apa yang harus diperbaiki. Daratan atau pinggiran sungai terlihat miring bukan? dan tidak mungkin sebuah tepian atau daratan itu berkondisi miring pada kondisi nyatanya.

Lalu bagaimana cara menjaga garis horison tetapi lurus ?

Cara paling sederhana dalam mendapatkan garis horison yang lurus adalah dengan mensejajarkan pada bagian atas atau bawah view finder kalian. Tepian frame pada view finder atau layar LCD harap diingat, adalah juga merupakan tepian gambar yang akan kalian hasilkan. Jadikan tepian sebagai acuan apakah horison foto yang akan kalian ambil miring atau tidak.

Kamera digital keluaran terbaru sudah banyak yang memiliki fitur dalam view finder (biasanya berupa persegi atau titik-titik fokus), dan itu akan bisa membantu kalian dalam menyelaraskan horison kalian di dalam frame.

Beberapa kamera digital juga sudah dilengkapi dengan fitur ‘Rule of Thirds’, yang berbentuk grid di dalam LCD atau view finder, gunanya tentu untuk sobat menempatkan Focal Point, tetapi mereka juga bisa sangat membantu sebagai pemandu lurusnya garis horison.

Cara terakhir yang bisa kita lakukan adalah dengan perangkat lunak seperti Photoshop, GIMP dan lain sebagainya. Software tersebut pasti memiliki fitur Rotate Image bukan? jadi kalian masih bisa menyelamatkan foto-foto kalian. Baca juga artikel Cara Meluruskan Horizon Miring.

Tips memanfaatkan garis dalam fotografi adalah dengan cara memikirkan terlebih dahulu, ada garis apa saja yang dihadapan kita. Kemudian bayangkan, apakah garis-garis tersebut berbentuk pola yang menarik yang bisa dimasukan ke dalam frame dan bisa digunakan sebagai Point of Interest poto kita nantinya. Selamat mencoba !

Advertisement
Memanfaatkan Garis Dalam Komposisi Fotografi | Lensa Kita | 4.5

Klik LIKE bergabung bersama mereka di facebook tipsfotografi.net