Alasan Menggunakan Filter dalam Fotografi

Friday, January 18th, 2013 - Artikel
Advertisement

Dalam artikel tips fotografi kali ini, kami coba mengulas beberapa alasan menggunakan filter saat memotret. Seperti kita ketahui, peranan filter di dunia digital fotografi sangat membantu sekali saat memotret. Pada artikel sebelumnya sudah kami jelaskan manfaat dan jenis filter dalam fotografi dalam tulisan Aksesoris Penting Kamera DSLR dan Fungisnya.

Alasan Diperlukannya Filter Dalam Fotografi

ADVERTISERS

Filter dalam fotografi merupakan sebuah alat pembantu yang biasanya berbentuk bulat dan bisa di pasang di depan lensa kamera yang dapat memodifikasi gambar asli di saat pemotretan. Sebagian filter berguna untuk menyaring warna, menambah kontras, dan membuat efek tertentu seperti melembutkan foto. Intinya bahwa semua cahaya yang masuk ke lensa dan kamera, harus melalui filter terlebih dahulu.

Beberapa jenis filter lensa dalam fotografi dapat mengubah warna-warna atau bayangan, sedangkan yang lainnya dapat menciptakan efek fisik baru pada bidang gambarnya. Namun, sebuah filter dapat juga berupa suatu media tembus pandang atau memantul, seperti sebuah cermin tua atau suatu pecahan kaca dari wadah abu rokok.

Sebut saja filter UV sebagai contoh, filter tersebut bisa berguna untuk melindungi bagian depan lensa dari goresan, benturan dan lain. Namun kalau Anda memakai filter yang berkualitas rendah, biasanya itu malah mengurangi kualitas foto misalnya ketajaman dan kontras.

Lalu kenapa menggunakan filter saat memotret ? simak beberapa alasan penggunaan filter berikut ini :

Alasan Menggunakan Filter dalam Fotografi

  1. Untuk mencapai warna yang sesuai dengan aslinya (natural).
    Tersedia jenis filter koreksi, seperti filter UV, SL, PL, dan tipe 80, untuk kebutuhan ini. Filter UV dan SL merupakan filter yang berguna untuk menahan cahaya ultra violet yang berlebihan dan filter ini yang paling banyak digunakan fotografer karena dianggap sebagai filter pelindung lensa agar tidak tergores atau terkena debu. Pemakaian filter UV maupun SL hanya sedikit menahan intensitas cahaya yang masuk ke dalam lensa dan dianggap tidak terlalu berpengaruh karena besarnya hanya sekitar 1/2 stop.
  2. Untuk memberikan efek tertentu pada hasil foto.
    Dengan menggunakan filter tertentu, perubahan dapat dilakukan untuk mencerahkan gambar atau memekatkan subjek pada gambar tanpa harus repot-repot melakukan proses edit foto menggunakan komputer. Jenisnya sangat beragam, mulai dari filter warna, filter gradasi (gradual filter), seperti warna cokelat yang berangsur­-angsur bening, dan filter efek. Filter gradasi dapat digunakan untuk menonjolkan perbedaan warna yang senada. Dalam prakteknya, filter gradasi cenderung digunakan untuk pemotretan di luar ruangan, seperti foto pemandangan atau pemotretan lain yang menggunakan lensa bersudut lebar.
    Filter kreatif lain adalah jenis starcross. Pada permukaan filter, terdapat garis geometris yang dipadukan secara bersilangan dan tersedia dalam beberapa pilihan, mulai dari star 2 (berekor 2) hingga star 8 (berekor 8). Efeknya yang didapatkan berupa ekor-ekor cahaya, akan tampak jika filter ini dihadapkan pada sumber cahaya.
    Selain itu, masih banyak lagi filter efek lain yang dapat ditemukan di pasaran yang memberikan efek zooming, panning, tilting, kabut, gambar berganda, galaksi, dan sebagainya.
  3. Untuk mengubah (menaikkan atau menurunkan) suhu warna. Hal ini sangat penting dalam fotografi warna. Filter ini biasa disebut filter kompensasi warna.
  4. Untuk menambah kontras gambar atau foto.
    Biasanya, fotografer menggunakan filter berwarna, seperti merah, hijau, kuning, dan jingga untuk pengambilan gambar dengan film monokromatik atau infra merah.
    Dalam fotografi, filter warna, seperti kuning, jingga, merah, dan hijau, lebih banyak digunakan untuk keperluan foto hitam putih. Fungsinya, untuk mengoreksi atau menaikkan kontras pada gambar. Setiap filter mampu menaikkan warna tertentu.
  5. Untuk pemotretan dengan cahaya yang terpolarisasi
    Filter-filter seperti ini biasa disebut filter polarisasi. Ada tiga fungsi utama dari filter ini, yaitu:

    • membirukan langit,
    • membuang atau membersihkan refleksi yang tidak diinginkan, dan
    • memekatkan warna.

Demikian yang bisa kami share mengenai filter. Ada yang kelupaan, atau ada yang perlu dikoreksi? Silakan meninggalkan komentar. Mudah-mudahan tulisan Alasan Menggunakan Filter dalam Fotografi ini cukup jelas dan membantu teman-teman sekalian dalam menentukan untuk mengunakan jenis filter tertentu atau tidak sama sekali saat memotret.

Advertisement
Alasan Menggunakan Filter dalam Fotografi | Lensa Kita | 4.5

Klik LIKE bergabung bersama mereka di facebook tipsfotografi.net