Berbagai Jenis Lensa Kamera DSLR dan SLR

Berbagai Jenis Lensa Kamera DSLR dan SLR Oleh Lensa Kita on . Tentang Berbagai Jenis Lensa Kamera DSLR dan SLR

Artikel fotografi berikut ini akan mengajak Anda untuk mengenal berbagai Jenis Lensa Untuk Kamera DSLR dan SLR. Salah satu kelebihan kamera DSLR/SLR adalah memungkinkan kita untuk mengganti lensa standard atau biasa disebut lensa KIT (lensa bawaan dari pabrik) menggunakan lensa-lensa lainnya sesuai dengan kebutuhan kita. Definisi lensa sendiri secara umum … Continue reading

Rating: 4

Artikel fotografi berikut ini akan mengajak Anda untuk mengenal berbagai Jenis Lensa Untuk Kamera DSLR dan SLR. Salah satu kelebihan kamera DSLR/SLR adalah memungkinkan kita untuk mengganti lensa standard atau biasa disebut lensa KIT (lensa bawaan dari pabrik) menggunakan lensa-lensa lainnya sesuai dengan kebutuhan kita.

Definisi lensa sendiri secara umum adalah sebuah alat untuk melengkapi saat mengambil gambar yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya dan mengantarkannya ke dalam badan kamera. Lensa merupakan salah satu alat paling vital pada kamera digital. Baca juga Arti dan Istilah Pada Lensa Kamera. Sudah tentu sebuah kamera digital SLR atau kamera DSLR tidak akan menangkap sebuah gambar.

Dalam dunia fotografi ada berbagai jenis lensa untuk kamera digital. Setiap jenis lensa memiliki keistimewaan untuk mengambil sebuah gambar dan memberikan efek serta karakteristik masing-masing yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan fotografer.

Jenis Lensa Kamera Digital

Apa saja jenis-jenis lensa kamera yang ada di pasaran yang biasa digunakan untuk ‘menggambar dengan cahaya’ itu? Berikut berbagai jenis-jenis lensa dan kegunaannya :

Daftar Jenis Lensa Kamera DSLR & SLR

1. Lensa Kit (standar/normal)

Lensa kita juga disebut lensa normal yang biasanya sebagai lensa bawaan dari pabrik ketika membeli kamera gitial. Sebuah lensa dikategorikan sebagai lensa KIT/normal jika memiliki focal length yang setara dengan diagonal gambar yang diproyeksikan didalam sensor kamera. Lensa standar adalah lensa yang menghasilkan gambar dengan perspektif lebih natural jika dibandingkan dengan lensa jenis lain.

Hasil gambar yang dihasilkan dari lensa kit/normal/standard tidak akan beda jauh dengan apa yang dilihat oleh mata. sebuah lensa yang memetakan citra yang nampak seperti perspektif pandang normal mata manusia. Pemetaan perspektif tersebut didapat karena panjang fokus lensa sebanding dengan jarak diagonal bidang fokal dengan sudut pandang diagonal sekitar 53 derajat.

2. Lensa Wide Angle (Lensa Sudut Lebar)

Lensa wide ini kadang-kadang disebut juga sebagai lensa lebar. Seperti namanya lensa ini memiliki sudut pandang yang sangat lebar, bahkan pada beberapa lensa dapat memberikan sudut pandang mendekati 180 derajat. Karakter lensa wide ini adalah membuat subjek lebih kecil dari ukuran sebenarnya. Lensa jenis wide ini dapat digunakan untuk memotret subjek yang luas dalam ruang sempit.

Dengan lensa wide ini, kita dpat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengna lensa kit (standar) di dalam ruangan. Lensa sudut lebar dengan panjang fokus yang lebih pendek akan memproyeksikan lingkaran citra yang lebih besar ke bidang fokal. UKuran lensa ini beragam mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm dan 35 mm.

Catatan lainnya, lensa sudut lebar ini tidak menghasilkan gambar sesuai dengan yang ditangkap oleh mata manusia, sebaliknya lensa ini memberikan kesan ‘lebih’ dari keadaan sebenarnya. Ruangan dapat terlihat ‘lebih’ tinggi, ‘lebih’ besar atau ‘lebih’ lebar dari ukuran sebenarnya.

3. Lensa Tele

jenis lensa tele merupakan kebalikan dari lensa Wide Angle, terkenal akan kemampuannya untuk memperbesar obyek yang jauh, dan menghasilkan gambar yang tidak terdistorsi. Fungsi lensa tele sendiri untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas. Lensa ini digunakan oleh fotografer unutk untuk memotret objek dari jarak jauh, seperti foto candid atau landscape.

4. Lensa Zoom

Lensa xoom merupakan gabungan antara lensa standar, lensa wide angle dan lensa tele. Lensa zoom adalah lensa yang tidak dapat mempertahankan bidang fokus pada saat terjadi perubahan panjang fokus karena posisi bidang fokal juga ikut tergeser, sehingga diperlukan pemfokusan ulang setiap terjadi perubahan panjang fokus. Lensa ini dirancang untuk memiliki beberapa sudut pandang yang berbeda. Terdapat berbagai macam lensa zoom, mulai dari 2x zoom, 3x zoom (70-200mm), 10x zoom (35-350mm) sampai dengan 12x zoom.

Beberapa contoh jenis lensa zoom merupakan lensa telephoto (200-400mm), beberapa yang lain merupakan lensa wide-angle (10-20mm, 16-25mm) dan sisanya mencakup wide-angle sampai telephoto (28-200mm, 35-135mm). Lensa pada kategori terakhir sering disebut sebagai lensa zoom ‘normal’ dan telah menggantikan lensa primer sebagai solusi penggunaan satu lensa untuk berbagai kondisi.

5. Lensa Super Zoom

Lensa superzoom (en:superzoom lens, hyperzoom lens) adalah lensa fotografi dengan faktor panjang fokus (en:focal length factor) yang sangat besar, lebih besar dari 4x. Faktor panjang fokus dapat berkisar hingga 15x zoom pada kamera refleks lensa tunggal dan 26x pada kamera digital, hingga 100x pada kamera televisi profesional.

6. Lensa Fish Eye [Lensa mata ikan]

Lensa Fish Eye merupakan lensa Wide Angle dengan kelebaran sudut pandang yang ekstrim misalnya diameter 14 mm, 15 mm, 16 mm. Lensa ini memberikan pandangan 180 derajat. Gambar yang dihasilkan dari lensa ini akan cenderung melengkung, terdistorsi menjadi oval dan terlihat seperti gepeng. Area penglihatannya melebihi 100 derajat, atau bahkan kadang-kadang melampaui 180 derajat sehingga menghasilkan gambar-gambar dengan tingkat distorsi yang tinggi. Ruang tajamnya secara otomatis tidak terbatas dan pengaturan fokus kamera tidak terlalu diperlukan.

7. Lensa Makro

Lensa makro merupakan lensa yang didesain khusus untuk memotret subyek yang sangat dekat dengan kamera atau benda-benda kecil lainnya. Lensa makro dapat pula digunakan untuk memotret benda yang jauh, tetapi tingkat ketajamannya sedikit rendah dibandingkan dengan lensa jenis lain, biasanya lensa jenis ini digunakan untuk memotret bunga, koin, tetes embun, kancing, serangga dan benda-benda kecil lainnya. Baca lebih lanjut mengenai fotografi makro.

Selain 7 jenis lensa untuk kamera digital di atas, sebenarnya masih ada beberapa jenis lensa kamera dslr/slr misalnya jenis Lensa Fixed, lensa soft focus, lensa parfocal lens dll. Semoga artikel tentang daftar jenis lensa kamera dan kegunaannya ini bisa berguna untuk Anda yang lagi belajar fotografi.