Tips Memotret Pantai

Monday, February 18th, 2013 - Landscape
Advertisement

Belajar fotografi ini akan sharing tenang tips memotret pantai agar lebih indah. Dimana-mana pantai selalu menjadi daya tarik tersendiri untuk melakukan kegiatan fotografi. Namun untuk mendapatkan foto liburan Anda pantai dengan hasil maksimal terkadang menemui kendala. Ikuti tips fotografi memotret pantai berikut ini agar mendapat foto liburan berikutnya dengan maksimal.

Setiap kali penulis pergi berlibur memotret di pantai, salah satu hal yang penulis sering lakukan adalah mengambil kamera dan memotret apa saja yang terlihat oleh mata. Dengan cara ini, penulis akhirnya dapat dengan cepat untuk membiasakan diri dengan tempat baru.

ADVERTISERS

Penulis sendiri kebetulan menyukai fotografi pantai, karena di pantai kita bisa mendapatkan banyak pelajaran menarik dan menemukan hal kecil lainnya. Dari pasir, batu, karang dan kehidupan laut lainnya yang bisa menjadi objek fotografi untuk memotret di pantai.

Tips memotret objek pantai adalah dengan cara mengambil gambar dengan menceritakan sebuah cerita dari tempat tersebut. Di bawah ini adalah beberapa tips fotografi sederhana memotret pantai yang mudah-mudahan bisa membantu Anda dapat menemukan subjek yang menarik dan membingkainya foto Anda dengan unik dan menarik.

Temukan Subyek Menarik Di Pantai

Ketika memotret pantai insting pertama yang bisa dilakukan adalah mengarahkan kamera dan memotret ke hamparan pasir, batu besar atau air laut. Mungkin foto kita tampak hebat pada saat itu, namun dengan cara begitu biasanya menghasilkan foto yang tidak memiliki focal point yang menarik.

Foto Objek Menarik Di Pantai
Image by Paulo Brandao

Oleh karena itu hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari sesuatu yang menarik yang akan dijadikan sebagai titik utama di foto pantai Anda, dan kemudian menggabungkan dengan komposisi foto yang indah. Berikut adalah beberapa ide memotret di pantai:

Pasir – Menjadi substansi yang lembut, pasir pantai terus-menerus didorong oleh gelombang, ditiup oleh angin dan diinjak-injak, menciptakan sebuah susunan bentuk yang menarik dan selalu berubah teksturnya. Carilah pemandangan yang enak dilihat misalnya dari bukti, atau saluran di mana air mengalir kembali ke laut. Juga bisa mempertimbangkan struktur pasir buatan manusia seperti istana pasir dan patung.

  • Batu – Pantai penuh daerah batu-batu, dari mulai tebing berbatuan sampai kerikil-kerikil di tepian panti. Masing-masing memiliki penampilan yang berbeda dan daya tarik visual yang berbeda. Sebuah favorit pribadi saya adalah mengambil foto close-up dari beberapa kerikil bulat di pasir basah.
  • Puing-puing – Laut sebersih apapun akan ada segala macam puing-puing yang menarik ke pinggir pantai, seperti potongan kayu apung atau kerang. Anda dapat memotret mereka saat bedan-benda tersebut tergeletak di atas pasir, atau mengatur mereka ke dalam pola yang lebih abstrak untuk memotretnya dengan close-up.
  • Satwa liar – Pantai yang diciptakan penuh dengan satwa liar, seperti bintang laut, kepiting, burung yang terbang di atas tebing-tebing di pinggir pantai yang dapat dijadikan objek menarik memotret di pantai dan bisa juga sebagai tempat belajar fotografi yang nyaman.
  • Air – Tentu saja air merupakan bagian penting dari pantai dimanapun, oleh karena itu banyak fotografer landscape melakukan pemotretan di saat sunset atau sunrise di pinggir pantai agar dapat merekam terjangan ombak air laut dalam sebuah cerita foto slow speed yang sempurna.
  • Benda buatan manusia – Sebagian besar pantai khususnya di daerah wisata, biasanya mengandung beberapa struktur buatan manusia, seperti gubuk pantai atau perahu nelayan. Benda-benda buatan manusia tersebut bisa menjadi objek menarik memotret di laut atau pantai.

Komposisi Foto Pantai

Seperti halnya jenis fotografi lainnya, sekali lagi komposisi merupakan bagian penting dari fotografi pantai. Mencari komposisi yang akan memandu mata pemirsa menikmati foto pantai yang indah. Hal ini sering dapat menjadi yang terbaik dicapai dengan memasukkan semacam latar depan atau foreground yang menarik, misalkan saja batu, binatang dan lainnya. Anda juga bisa mencoba memasukan garis pantai yang melengkung, rumput laut, tapak kaki di atas pasir sebagai foreground yang menarik.

Contoh Foreground Foto Pantai
Sertakan objek latar depan dan latar belakang untuk menarik mata pemirsa. Image by Toby Keller

Saat memotret pantai yang meliputi laut dan pasir, ingat aturan sepertiga bagian atau biasa disebut rule of thirds untuk menempatkan horizon perbatasan air dan langit dalam bingkai foto Anda.

Pencahayaan Foto Pantai

Kebanyakan foto pantai orang di tengah hari, ketika matahari sudah di atas kepala. Sehingga mendapatkan pencahayaan yang keras, dengan highlight yang sangat terang dan bayangan yang sangat gelap. Sudah tentu dengan pencahayaan sperti ini akan mengurangi detail foto pantai kita.

Sebaliknya, cobalah memotret pantai saat pagi haru atau di akhir hari, atau bahkan di sekitar matahari terbit dan terbenam, untuk mendapatkan kualitas cahaya yang lebih lembu. Saat-saat jam seperti itu juga bisa menghasilkan beberapa warna yang fantastis, dengan bayang-bayang panjang yang membawa keluar tekstur pantai.

Gunakan Filter Polarizing

Filter polarisasi bekerja dalam fotografi pantai dengan ajaib, meningkatkan biru langit dan umumnya membuat warna yang lebih cerah dan tajam. Filter CPL juga dapat digunakan untuk mempengaruhi tampilan air karena filter CPL berfungsi mengurangi refleksi, yang memungkinkan Anda untuk melihat ke dalam air laut.

Dapatkan Eksposur yang Tepat

Pasir seperti salju, adalah zat yang sangat reflektif, mengirimkan banyak cahaya ke sensor kamera Anda. Jika Anda menempatkan kamera Anda dalam mode auto eksposur sering akan over-kompensasi, underexposing dan mendapatkan foto pantai yang gelap dan kusam. Coba manfaatkan fitur kompensasi eksposur kamera Anda untuk mendapatkan eskporure yang tepat.

Seting Kamera Memotret Pantai

Untuk daerah dengan banyak kontras, seperti perbatasan antara pasir yang terang benderang dan area gelap, Anda mungkin tidak akan mampu mendapatkan kedua area dengan expsore dengan benar. Pilih daerah mana Anda ingin benar terkena dan menggunakan spot metering untuk memastikan mendapatkan gambar yang lebih baik. Atau Anda juga dapat menambahkan filter GND agar mudah mendapatkan exposure.

Ingat karena memotret pantai rawan dengan pasir, selalu kenakan tali pengaman di sekitar pergelangan tangan Anda atau leher agar aman, masukkannya kamera ke dalam tas pelindung setiap kali Anda tidak memotret, dan tidak pernah meletakkan kamera Anda di pasir. Semoga artikel tips fotografi memotret pantai ini berguna. Selamat hunting.

Advertisement
Tips Memotret Pantai | Lensa Kita | 4.5

Klik LIKE bergabung bersama mereka di facebook tipsfotografi.net