Tips Fotografi Memotret Aksi Panggung

Monday, October 21st, 2013 - Tips Dan Trik
Advertisement

Tips fotografi panggung atau bahasa kerennya stage photography menjadi salah satu pilihan para follower @tipsmemotret ketika kami tanyakan melalui timeline teknik fotografi apa yang menarik untuk dibahas selanjutnya. Ok langsung saja fotografi panggung secara umum terbagi menjadi dua kegiatan yaitu foto dokumentasi dan foto liputan.

Fotografi panggung menjadi salah satu jenis fotografi yang cukup unik, karena dalam setiap pengambilan gambarnya fotografer dituntut memahami teknik memotret panggung dalam pengambilan gambarnya. Fotografi panggung sendiri bertujuan untuk merekam acara pertunjukan, apa pun pertunjukannya baik konser musik, pertunjukan tari kontemporer Dll.

ADVERTISERS

Secara umum, pertunjukan panggung itu dirancang oleh penyelenggara untuk ditonton, bukan difoto. Jadi jangan berharap soal kerataan cahaya dall. Maka dari itu ketika memotret panggung, fotografer harus bisa menyiasati beberapa penyesuaian diri, khususnya dalam hal pencahayaannya fotografi panggung.

Tips Memotret Konser Musik Foto oleh pataphile.

Ada kalimat yang masih teringat, tapi lupa ini diucapkan oleh siapa. Jadi untuk menghasilkan fotografi panggung yang baik, pengetahuan fotografi saja tidak cukup. Dibutuhkan pendekatan-pendekatan dan adapatasi lainnya sebagai bekal tambahan.

Adaptasi dalam membaca perubahan mood sampai dengan sifat pencahayaan yang menantang yang harus kita hadapi saat mengatur setting di kamera untuk memotret aksi panggung sangat diperlukan. Jika anda yang belum pernah memotret panggung semacam konser musik dll-nya, berikut beberapa tips singkat fotografi panggung supaya hasil foto Anda lebih menarik.

Tips Fotografi Panggung

Persiapan
Sebagai persiapan awal memotret aksi panggung yang tak boleh dilupakan adalah susunan acara. Dengan mengetahui susunan acara ketika memotret panggung kita bisa lebih santai sedikit. Kita juga bisa hemat waktu kapan kita harus mendekati panggung dan kapan juga kita bisa leluasa menjauh. Dengan begitu kita bisa lebih berkonsentrasi ketujuan semula yaitu belajar fotografi panggung.

Persiapan kedua yaitu bawalah peralatan fotografi Anda yang seperlunya saja. Dengan bawaan sedikit kita bisa bebas dari beban berat dan tentu saja kita jadi bebas bergerak dan tak mudah capek. Selain susuna acara cari tahu juga tentang tema, kondisi panggung, denah panggung, dan kalau bisa mengikuti gladi bersih.

Pengaturan Kamera Ketika Memotret Aksi Panggung
Saat memotret panggung kita bisa menggunakan mode M (Manual) bisa juga A (Aperture Priority). Mode Manual sebaiknya digunakan ketika kondisi cahaya sangat rumit. Untuk lebih mudahnya disarankan menggunakan mode A agar setiap perubahan cahaya bisa di ukur secara otomatis oleh kamera. Baca Cara Memaksimalkan Fitur Manual Kamera Digital.

Metode metering pada saat menggunakan mode M sebaiknya spot, sedangkan pada saat mode A sebaiknya Matrix. Intinya, pencahayaan panggung cepat sekali berubah. Jangan harap semua foto Anda selalu tepat meteringnya.

1. Gunakan Auto White Balance
Apa itu white balance (WB) baca terlebih dahulu artikelnya disini Definisi dan Cara Setting White Balance. Setingan WB (white balance) pada fotografi panggung untuk lebih efisienya kami menyarankan menggunakan setting white balance auto. Karena cahaya warna warni pada konser musik atau acara panggung biasanya sering berganti-ganti.

Namun jika Anda cukup sabar dan memiliki waktu yang banyak, Anda boleh menggunakan WB daylight (gambar matahari) atau lainnya untuk mendapatkan hasil foto yang diinginkan. Hasil terbaik fotografi panggung akan dicapai kalau Anda memakai format RAW, dan mengatur warna di komputer sesuai kebutuhan artistik yang ada. Hampir separuh foto panggung butuh post processing agar tampil sempurna.

2. Pengaturan ISO pada Fotografi Panggung
Seperti kita ketahui acara panggung yang menarik untuk difoto itu saat diadakan malam hari. Dan sedihnya sering kali acara begituan memiliki pencahayaan yang minim. Jika sudah demikian gunakan setingan ISO pada kamera Anda untuk mendapatkan kecepatan rana yang cepat. Baca lebih lanjut tentang ISO di artikel berjudul Definisi dan Fungsi ISO pada Fotografi.

3. Gunakan Lensa Tercepat dan Bukaan Terlebar
Lensa dengan bukaan lebar/besar dapat memudahkan kita memotret panggung dalam keadaan minim cahaya. Selain itu, jika menggunakan lensa bukaan lebar kita bisa menimalkan ISO serendah mungkin agar dapat terhindar dari noise. Jika punya lensa dengan F/1.2 gunakan saja. Dengan kombinasi lensa cepat dan ISO tinggi, kita bisa menangkap momen-momen bagus dengan kualitas foto panggung yang tajam.

4. Bermainlan dengan Exposure Compensation
Baca lagi apa itu Exposure Compensation pada artikel sebelumnya. Ketidakrataan pencahayaan panggung membuat metering pada kamera akan susah mendapatkan exposure yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, gunakan tombol kompensasi yaitu tombol +/- di kamera kita. Kompensasi minus dilakukan bila latar belakang panggung lebih gelap daripada latar depan dan begitu sebaliknya.

5. Jangan Lupa Soal Komposisi
Kompsisi foto itu sangat penting, meskipun exposure tepat tapi komposisi kurang nyaman juga akan merusak mata pemirsa untuk menikmatinya. Rule oh Third sangat penting saat mengatur komposisi foto panggung. Yang paling penting pada fotografi panggung adalah, Anda berada di posisi yang terbaik. Jangan datang terlambat jika ingin mendapatkan foto yang bagus.

Tanpa bermaksud untuk menggurui, tips memotret foto panggung ini kami tulis dengan maksud untuk sharing kepada para teman-teman yang tertarik pada fotografi panggung. Kunjungi terus tipsfotografi.net untuk mendapatkan tips dan teknik fotografi terbaru lainnya. Selamat mencoba.

Advertisement
Tips Fotografi Memotret Aksi Panggung | Lensa Kita | 4.5

Klik LIKE bergabung bersama mereka di facebook tipsfotografi.net